Dalam dunia blogger, kebiasaan mengunjungi blog-blog yang lain sudah menjadi hal yang lazim. Biasanya dalam perjalanan menyusuri blog-blog tersebut mereka meninggalkan jejak berupa pesan di shoutbox atau mengisi form komentar pada suatu artikel di blog tersebut. Namun akibat blogwalking yang kurang efektif, dapat membahayakan perkembangan blogger lho!

Meninggalkan jejak harus diakui cukup efektif dalam menarik atau mengajak pemilik blog tersebut mengunjungi blog kita. Tapi dalam pengamatan saya, cara ini sebenarnya kurang efisien dan kurang membangun. Kenapa? Karena para blogger jadinya memiliki budaya kunjungan yang tak bermutu alias hanya mengejar kunjungan sebanyak mungkin blog dalam waktu yang relatif singkat. Budaya seperti ini harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan perikeadilan…lho? kok jadi baca undang-undang…??

Saya pernah membuat sebuah script yang mampu menampilkan shoutbox dari puluhan blog dalam satu waktu. Saya hanya perlu memasukkan sekali nama, url dan pesan lalu tinggal mengklik tombol-tombol shout dan data saya akan masuk ke semua shoutbox tersebut. Gampang dan cepat, jauh lebih cepat dari mengunjungi blog satu persatu.

Saya bukan hendak mengajak anda berlaku curang seperti itu, tapi ini sebagai gambaran bahwa jika kita hendak mendatangi begitu banyak blog dalam waktu singkat sehingga hanya sempat meninggalkan jejak di shoutbox, maka hal itu sama sekali tak efektif dan tak berguna. Berikut ini beberapa alasan kenapa blogwalking kilat itu tak berguna :

1. Anda takkan sempat membaca artikel mereka
2. Anda takkan mendapatkan ilmu apapun
3. Shoutbox dibalas shoutbox sehingga artikel andapun takkan dibaca.
4. Kehancuran pada blogosphere sudah diambang pintu

Bila setiap orang sudah terinfeksi virus blogwalking singkat ini, maka lambat laun intensitas penambahan artikel dalam blog semakin berkurang / jarang. Untuk apa buat artikel kalo pengunjung hanya melihat atau mencari shoutbox saja.

Mari kita budayakan kunjungan efektif, sempatkan membaca beberapa paragraf dalam blog teman kita, lalu berikan komentar ringan dan singkat. Hal ini akan merangsang pemilik blog untuk terus menulis dan dengan banyak berlatih insya Allah tulisannya akan semakin baik.

Saya juga menyarankan kepada para pemilik blog besar yang memiliki tulisan-tulisan bermutu untuk sesekali mengunjungi blog-blog para pemula dan memberi komentar atas tulisan mereka. Kunjungilah setidaknya pemilik blog yang memberi komentar pada artikel kalian. Karena bagaimanapun, blog kalian besar karena dikunjungi oleh pemilik blog-blog kecil kan??

Insya Allah dengan cara dan budaya baru ini, blogosphere akan berkembang dan semakin lengkap dengan artikel-artikel yang semakin mantap dan bermutu. Bukan demi kita, bukan demi traffic, tapi demi ilmu pengetahuan, demi anak cucu kita nanti, demi kecerdasan bangsa ini.

Seringkali kita enggan berkomentar pada sebuah blog dikarenakan topik yang dibicarakan tak sesuai dengan kapasitas kita, sehingga yang ada cuma kebingungan dan nggak ngeh dengan isi artikelnya. Nah, agar kita mampu membuat sang pemilik blog bersemangat untuk menulis artikel-artikel lain yang lebih berbobot, sebaiknya kita menuliskan komentar seperti ini

“Artikelnya bagus, tapi sayang kapasitas saya di bidang anu dan itu. Kalo bisa, buat artikel di bidang itu juga dong”

Dengan demikian sang pemilik blog akan bersemangat untuk menulis kembali dan tentu saja berusaha memenuhi request anda. Bila hal ini kita tanamkan pada diri kita, insya Allah blogosphere akan semakin berkembang dengan penulis-penulis muda dan artikel-artikel yang mungkin belum pernah kita pikirkan sebelumnya.

Maka mulailah berkomentar!! Mulailah membangun budaya blogwalking efektif !

Iklan