Permalink adalah URL permanen dari halaman artikel-artikel kita sebagaimana juga di kategori dan arsip-arsip blog kita. Permalink biasanya digunakan untuk menunjukkan alamat yang langsung menuju ke artikel yang ingin kita bagi. Dengan permalink kita bisa langsung menunjukkan pada siapa saja artikel yang kita miliki. Dan dengan sekali klik mereka bisa langsung menuju halaman artikel kita.

Secara default, format permalink WordPress adalah http://domain.com/?p=xx dimana xx adalah nomor id artikel kita. Jadi kalo kamu pengen membagi artikel pada orang lain, kamu harus tahu no id artikelmu. Hal ini sangat memusingkan bukan? Sekarang bagaimana kalo permalinknya seperti ini :

http://localhost/panduanwp/bermain-main-dengan-permalink/

Bagaimana? Apa yang bisa kamu tangkap dari permalink diatas bila dibandingkan dengan permalink berikut ini :

http://localhost/panduanwp/?p=21

Lebih menarik yang diatas bukan? Nah, satu hal lagi yang sangat perlu dalam mengutak-atik permalink adalah bahwa tak semua search engine mendukung penggunaan tanda tanya (?) pada permalink sebagaimana terlihat pada contoh di atas.

Untuk kamu yang menggunakan blog di wordpress.com, kamu tak bisa melakukan apa-apa terhadap permalink ini. Semuanya sudah diatur secara default. Di wordpress.com, permalink yang kamu dapatkan adalah sebagai berikut :

https://kursus.wordpress.com/2007/02/07/belajar-wordpress/

Ada tahun, bulan dan tanggal yang menyertai. Namun, buat kamu yang menginstall di server sendiri, maka kamu bisa membuat aneka macam permalink seperti berikut :

http://domainmu.com/arsip/artikelku/ atau
http://domainmu.com/archieve/123 bahkan kamu bisa menambahi extensi menjadi
http://domainmu.com/arsip/ini-artikelku.html

Untuk mengatur permalik kamu bisa masuk ke menu Options – Permalink, disana telah ada 3 buah format yang bisa kamu pilih, atau kamu bisa membuat format sendiri pada pilihan keempat. Jika kamu pengen membuat sendiri, maka berikut ini daftar format yang bisa kamu pakai :

%year%
The year of the post, four digits, for example 2004
%monthnum%
Month of the year, for example 05
%day%
Day of the month, for example 28
%hour%
Hour of the day, for example 15
%minute%
Minute of the hour, for example 43
%second%
Second of the minute, for example 33
%postname%
A sanitized version of the title of the post. So “This Is A Great Post!” becomes “this-is-a-great-post” in the URI (see note below)
%post_id%
The unique ID # of the post, for example 423
%category%
A sanitized version of the category name. Nested sub-categories appear as nested directories in the URI.
%author%
A sanitized version of the author name.

Nah, silahkan diutak-atik sendiri. Saya sarankan untuk tetap membuka halaman options permalink saat mencoba-coba permalink ini, sehingga jika sewaktu-waktu terjadi kesalahan kamu bisa menggunakan format default yang ada.

Cara Memakai Permalink

Misalkan kita ingin membuat permalink dalam bentuk seperti ini :

nama-domain/category/artikel/

Maka isi setting permalinknya adalah sebagai berikut :

/%category%/%postname%/

Setelah itu kamu tinggal klik updating Permalink Structure. Setelah proses updating selesai, sekarang coba buka blogmu. Apa yang terjadi? Perhatikan url address yang diatas browser apakah sudah berubah? 🙂

Catatan : Seringkali hosting (terutama yang gratisan) tak mendukung permalink ini. Waktu saya ingin membuat file htaccess di 100webspace, sebenarnya juga ditolak, tapi ndak tahu kenapa saat saya mencoba-coba mengutak-atik permalink kok ternyata bisa :). Tanda kalo hosting yang kamu pakai tak mendukung permalink adalah kamu ndak bisa membaca artikelmu, dan muncul error 404 alias tak ditemukan. Maka segera rubah kembali setting permalinknya ke default

Tags: , ,

Iklan